Analisis Pendapatan Jasa Angkutan Batubara Di Distrik Air Napal
DOI:
https://doi.org/10.58222/jemakbd.v1i2.268Keywords:
Analisis; Pendapatan; Jasa; Transportasi; Batubara.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan jasa angkutan batubara di Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dianalisis dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan metode statistik dengan rumus-rumus untuk menghitung rata-rata biaya produksi, penerimaan dan pendapatan, serta tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya variabel responden sebesar Rp. 376.770,- sedangkan rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan sebesar Rp. 205.000,- dan total biaya rata-rata (TC) sebesar Rp. 578.270,-, Pendapatan rata-rata dari jasa pengangkutan batubara adalah sebesar Rp. 1,288,053,-. Pendapatan dari jasa pengangkutan batubara di Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara sangat menjanjikan karena rata-rata pendapatan bersih dari kerupuk ini sebesar Rp. 709.783,- setiap kali operasi pengangkutan. pendapatan tertinggi pada usaha jasa pengangkutan batu bara ini adalah sebesar Rp. 1.077.758,- sopir yang mengangkut batu bara di tambang PT. Global Kaltim Bawah, sedangkan pendapatan terendah adalah sopir yang mengangkut batubara di tambang PT. Putra Maga Nanditama (PMN). Besar kecilnya pendapatan dalam usaha jasa pengangkutan batubara tergantung pada jarak tempuh dan jumlah muatan.
References
Bangun.2017 Teori Ekonomi Mikro. Cetakan Keempat. PT Refika Aditama. Bandung.
Boediono. (2012). Pengantar ilmu Ekonomi. Yogyakarta: BPFE.
RPS. (2019), ESDM dan Statiska Bengkulu Dalam Angka. Bengkulu:Badan Pusat statiska.
D.W. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi intesitas penggunan jasa Umum Trans
surbagita. E Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 10.
Dkk, T. S. (2009). Analisis Transportasi Batu Bara Di Provinsi Kalimantan Temgah, Jurnal Teknologi mineral dan Batubara, 2.
Dr. Ridwan, P. (2008). Rumus dan Data dalam Aplikasi Statiska, Bandung:Alfabeta.
HMN, N. (2014). Manajemen Transportasi. Bogor: Ghalia Indonesia.
Machmud, Amir 2016. Perekonomian Indonesia Pasca Reformasi. Erlangga, Jakarta.
M.Kuncoro. (2012). Ekonomi Pembangunan Yogyakarta: UPP-AMP YKPN.
Noprianti, A. (2016). Studi tingkat kenyamanan di jalan lintas Aktivitas Truk Batu Bara
Muara Enim- Prabumulih Sumatra selatan.Repostory. upi.edu, 12.
Puspita, P. (2022). Analisis Keuntungan Usaha Gula Kelapa Antara Pemilik Dan Penyewa Di Desa Durian Daun Dan Desa Sumber Rejo Kabupaten Bengkulu Utara. Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital, 1(1), 15–34. Retrieved from https://journal.bengkuluinstitute.com/index.php/JEMAKBD/article/view/28
Riyanto, B. 2012. Pengembangan Angkutan Umum Daerah Suruban Kota Semarang Berbasis Sistem Informasi Geografi. Jurnal Transportasi, 9(1);: 39-52
Kosyidi,Suherman. 20 12.Pengantar Teori Ekonomi Pendekatan Kepada Teori Ekonomi Mikro dan Makro. Penertbit:PT Raja grafindo Persada, Jakarta
Sukirno,Sadono. 2006.Mikro EkonomiTeori Pengantar Edisi Ketiga. Penerbit:PT Raia grafindo Persada, Jakarta
Siswo Prayitno Hadi Podo, S. E. (2013). Kamus Besar Indonesia edisi Lux. Jakarta Barat: pustaka phoenix.
Soekartawi. 2010. Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Rajawali Pers, Jakarta
Subandi, D.(2010). Ekonomi Pembangunan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2007). Metodologi Penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabet.
Sukirno, S. (2011). Teori Ekonomi Mikro. Jakarta: PT, Raja Grapindo Sukirno.
Surung, D.W. 2013. Faktor-faktor Yang mempengaruhi Intensitas Pengguna Jasa Transpotrasi Umum Trans Sarbagita(Studi Kasus Mahasiswa Udayana). E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 2(12): 555-563


.png)





_1.png)
