PENGARUH PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIC TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT AN-NISA TANGERANG TAHUN 2025

Penulis

  • Cinta Sukma Awaliah Marifati Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Yatsi Madani, Indonesia
  • Imas Sartika Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Yatsi Madani, Indonesia
  • Meynur Rohmah Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Yatsi Madani, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58222/juvokes.v5i1.1491

Kata Kunci:

Diabetes mellitus, blood glucose, autogenic relaxation.

Abstrak

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah adalah terapi relaksasi autogenic. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi autogenic terhadap kadar glukosa darah pada pasien DM di RS An-Nisa Tangerang tahun 2025. Desain penelitian :Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Hasil :penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar glukosa darah pada kelompok intervensi dari 278,76 mg/dL menjadi 272,32 mg/dL (selisih 6,44 mg/dL; p = 0,001). Sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata penurunan lebih kecil, yaitu dari 276,74 mg/dL menjadi 274,86 mg/dL (selisih 1,88 mg/dL; p = 0,001). Hasil uji independent t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan penurunan kadar glukosa darah antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,000).

Referensi

Al-Fanshuri, M., & Tharida, M. (2023). Pengaruh Relaksasi Autogenik dalam Menurunkan Kadar Gula Darah pada Pasien DM Tipe II di Desa Kajhu. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 9(1), 438. https://doi.org/10.33143/jhtm.v9i1.2836

Aprilani, S., & Warsono, W. (2023). Terapi Relaksasi Autogenik Dapat Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Ners Muda, 4(2), 161. https://doi.org/10.26714/nm.v4i2.10552

Ardiansyah, F., Harison, N., Shinta, S., Amita, D., & Hayani, A. (2023). Pengaruh Tehnik Relaksasi Autogenik terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 3(9), 3002–3011. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i9.11340

Astuti, A. W. (2020). Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Gula Darah Pada Pasien Dm Tipe 2. Indonesian Journal of Health Development, 2(2), 137–144. https://doi.org/10.52021/ijhd.v2i2.37

Delfina, S., Carolita, I., Habsah, S., & Ayatillahi, S. (2021). Analisis Determinan Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Usia Produktif. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(4), 141–151. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i4.2823

ElSayed, N. A., Aleppo, G., Aroda, V. R., Bannuru, R. R., Brown, F. M., Bruemmer, D., Collins, B. S., Gaglia, J. L., Hilliard, M. E., Isaacs, D., Johnson, E. L., Kahan, S., Khunti, K., Leon, J., Lyons, S. K., Perry, M. Lou, Prahalad, P., Pratley, R. E., Seley, J. J., … Gabbay, R. A. (2023). 2. Classification and Diagnosis of Diabetes: Standards of Care in Diabetes—2023. Diabetes Care, 46(Supplement_1), S19–S40. https://doi.org/10.2337/dc23-S002

Faida, A. N., & Santik, Y. D. P. (2020). Kejadian Diabetes Melitus Tipe I pada Usia 10-30 Tahun. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 4(1), 33–42.

Faridi, A., Susilawaty, A., Rahmiati, B. F., Sianturi, E., Adiputra, I. M. S., Budiastutik, I., & Oktaviani, N. P. W. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Yayasan Kita Menulis.

Febrianto, D., & Hindariati, E. (2021). Tata Laksana Ketoasidosis Diabetik pada Penderita Gagal Jantung. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 8(1), 46. https://doi.org/10.7454/jpdi.v8i1.273

Fitriana, S. (2023). Penggunaan Video Animasi Sebagai Sarana Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kader Posyandu Dalam Deteksi Resiko Stunting. PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan Dan Politik, 6(1), 51–58. https://osf.io/preprints/thesiscommons/jzk7a/%0Ahttps://osf.io/preprints/thesiscommons/jzk7a/download

Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hardianto, D. (2020). Telaah komprehensif diabetes melitus: klasifikasi, gejala, diagnosis, pencegahan, dan pengobatan. Jurnal Bioteknologi Dan Biosains Indonesia, 7(2), 304–317.

International Diabetes Federation. (2021). IDF Diabetes Atlas 10th Edition. In Diabetes Research and Clinical Practice (10th ed., Vol. 102, Issue 2). http://www.diabetesatlas.org/

Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI).

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Infodatin tetap produktif, cegah, dan atasi Diabetes Melitus 2020.In Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (pp. 1–10). Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Lestari, Zulkarnain, Sijid, & Aisyah, S. (2021). Diabetes Melitus: Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. UIN Alauddin Makassar, 1(2), 237–241. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/psb

Mursito, Y., Artini, B., & Tjahjono, H. D. (2024). Pengaruh Relaksasi Autogenik Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Lebak Timur Rw 10 Surabaya. Jurnal Keperawatan, 13(2), 30–39.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIC TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT AN-NISA TANGERANG TAHUN 2025. (2026). Jurnal Vokasi Kesehatan, 5(1), 61-66. https://doi.org/10.58222/juvokes.v5i1.1491

Artikel Serupa

1-10 dari 16

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.