HUBUNGAN PEMELIHARAAN DIRI DENGAN KEJADIAN HIPOGLIKEMIA PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KARAWACI BARU

Penulis

  • Deta Anggraeni Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Yatsi Madani, Indonesia
  • Kristina Everentia Ngasu Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Yatsi Madani, Indonesia
  • Dewi Nur Puspita Sari Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Yatsi Madani, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58222/juvokes.v5i1.1477

Kata Kunci:

Self-Care,Hypoglycemia, Diabetes Mellitus

Abstrak

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya hipoglikemia. Hipoglikemia dapat terjadi akibat ketidakpatuhan pasien dalam menjalani pengobatan atau kurang optimalnya pemeliharaan diri (self-care). Kondisi ini, jika tidak segera ditangani, dapat mengakibatkan gangguan serius hingga kematian. Pemeliharaan diri yang baik, seperti pengaturan pola makan, aktivitas fisik teratur, pemantauan kadar gula darah, kepatuhan minum obat, dan perawatan kaki, sangat penting untuk mencegah hipoglikemia. Tujuan: Mengetahui hubungan pemeliharaan diri dengan kejadian hipoglikemia pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Karawaci Baru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil:Sebagian besar responden memiliki pemeliharaan diri kurang baik (82,9%) dan mengalami hipoglikemia kategori kurang (64,7%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemeliharaan diri dengan kejadian hipoglikemia pada pasien Diabetes Melitus (p-value = 0,000; p < 0,05).

Referensi

Alfreyzal, M., Paizer, D., Anggraini, D., Syahfitri, R. D., & Azhari, M. H. (2024). Edukasi Kesehatan pada keluarga Diabetes Melitus dengan masalah keperawatan pemeliharaan Kesehatan tidak efektif. Jurnal Kesehatan, 13(1), 1-5.

Ardianti Pertiwi, N., et al. (2021). Gambaran Self Care Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di RSUD Labuang Baji Makassar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(24), 90245.

Astutisari, I. D. A. E. C., Darmini, A. A. A. Y., & Wulandari, I. A. P. (2022). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Manggis I. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 1-7.

Creswell, J.W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.

Chaidir, R.,et al. (2017). Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Endurance ,2(2), Pp:132. https://doi.org/10.22216/jen.v2i2.1357.

Dharma, S. (2011). Metodologi Penelitian Klinis. Sagung Seto.

Endra, E. C., Yuanita, Y., & Antari, I. (2019). Perawatan diri (self care) pada pasien diabetes melitus tipe II. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 10(2), 85-91.

Febrianti, R., & Hisni, D. (2024). Analisis Asuhan Keperawatan Melalui Intervensi Kolaborasi Pemberian Dextrose pada Tn. K dan Ny. T Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah dengan Diagnosa Medis Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sehat untuk Jakarta Wilayah Jakarta Timur. Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), 7(4), 1542-1555. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i4.13674

Irdawati dan Muhlisin, A. (2018). Teori Self Care Dari Orem Dan Pendekatan Dalam Praktek Keperawatan. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan. Vol. 2, No. 2, 97-100.

Kemenkes RI, (2018). Situasi Lanjut Usia (Lansia) di Indonesia. Jakarta : Infodation. Pusat Data dan Informasi RI.

Lestari, Z., & Sijid, S. A. (2021). Diabetes Melitus: Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. Prosiding Biologi Achieving the Sustainable Development Goals with Biodiversity in Confronting Climate Change, 237–241.

Manuntung, A. (2019). Terapi Perilaku Kognitif Pada Pasien Diabetes Melitus.

Malang: Wineka Media.

Mustofa, E. E., Purwono, J., & Ludiana. (2022). Penerapan senam kaki terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara Tahun 2021. Jurnal Cendikia Muda, 2(1), 78-83.

Nursalam. (2019). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis

(4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Perkeni (2019). Pedomana Pengolahan dan Pencegahan Diabetes Melitus tipe 2 Dewasa Di Indonesia, Jakarta:PB Perkeni.

Polit, D.F., & Beck, C.T. (2017). Nursing Research: Generating and Assessing Evidence for Nursing Practice (10th ed.). Wolters Kluwer.

Putri, K. W., Rachmawati, D., & Sepdianto, T. C. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Hipoglikemia pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Bali Medika Jurnal, 10(1), 119–138. https://doi.org/10.36376/bmj.v10i1.316

Rahmayanty, D., Wahyuni, E., & Fridani, L. (2021). Mengenal pentingnya perawatan diri (self care) bagi konselor dalam menghadapi stres. Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(1), 125–131. https://doi.org/10.26539/teraputik.51669

Rusdi, M. S. (2020). Hipoglikemia pada Pasien Diabetes Melitus. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 2(2). http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jsscr

Sastroasmoro, S., & Ismael, S. (2011). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Sagung Seto.

Setia, M.S. (2016). Methodology Series Module 3: Cross-sectional Studies. Indian Journal of Dermatology, 61(3), 261–264. https://doi.org/10.4103/0019-5154.182410

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Widaryati, & Prihatiningsih, D. (2018). Self care maintenance, Self care management dan Self care confidence pada penderita gagal jantung. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol 2.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-05

Cara Mengutip

Anggraeni, D., Kristina Everentia Ngasu, & Dewi Nur Puspita Sari. (2026). HUBUNGAN PEMELIHARAAN DIRI DENGAN KEJADIAN HIPOGLIKEMIA PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KARAWACI BARU. Jurnal Vokasi Kesehatan, 5(1), 15–20. https://doi.org/10.58222/juvokes.v5i1.1477

Terbitan

Bagian

Articles