Pemanfaatan Seduhan Teh Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Sebagai Antioksidan Di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.58222/jurnalbesemah.v3i1.365Keywords:
Hibiscus Sabdariffa, antioxidant, counselingAbstract
Antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi molekul lain. Oksidasi adalah reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas, sehingga memicu reaksi berantai yang dapat merusak sel. Banyak penelitian menunjukkan bahwa tanaman rosella (Hibiscus sbdariffa L.) bermanfaat sebagai antioksidan. Salah satu senyawa yang berperan sebagai penangkal radikal bebas yang terkandung dalam rosella (Hibiscus sabdariffa L.) adalah kandungan senyawa fenolik. Kegiatan dilakukan di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada siswa siswi SMA Negeri 9 Kota Bengkulu yang dilakukan dengan beberapa rangkaian yang tentunya mengedukasi, diantara kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi, penyuluhan, pembagian teh bunga rosella, pembagian brosur. Hasil dari kegiatan ini diharapkan siswa siswi kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 9 Kota Bengkulu mengetahui pengaruh seduhan teh bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) untuk kesehatan terutama sebagai antioksidan, efek samping, dan cara pembuatan teh bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.)
References
Fakhriah, Kurniasih Eka, Adriana, Rusyid. Sosialisasi Bahaya Radikal Bebas dan Fungsi Antioksidan. Jurnal Vokasi. 2019. 3(1)
Hasibuan Rosdaneli, 2005. Proses Pengeringan. Program Studi teknik Kimia Fakultas
Teknik Universitas Sumatera Utara. Sumatera Utara.
Kelly, A. (2003) Social Skills Training, A. Practical Guide for Interventions. Springer
Publishing Co., New York.
Kowalczyk, E., P. Krzesinski, M. Kura, B. Szmigiel, and J. Blaszczyk. 2003. Anthocyanins in medicine. Pol. J.
Lobo, V., Patil, A., Phatak A and Chandra, N. 2010. Free radicals, antioxidant and functional foods : impact on human health. Pharmacognosy Review Vol.10 issues.8 118-126
Mahadevan, N, Shivali, P&Kamboj 2009, Hibiscus sabdariffa Linn., An overview, Natural Product Radiance, 8(1):77±83.
Mardiah, Amalia, L., dan Sulaeman, A. 2010. Ekstraksi Kulit Batang Rosella (Hibiscus
sabdariffa L.) Sebagai Pewarna Merah Alami. Jurnal Pertanian, ISSN 2087 - 4936
Vol.1 No (1)
Maryani, H dan L. Kristina. 2005. Khasiat dan Manfaat Rosela. Agromedia Pustaka.
Parwito, P., Susilo, E., & Rolenti Togatorop, E. (2021). Mengisi Pekarangan Dari Sisa Bahan Sayur Dan Bumbu Dapur Di Kelompok Tani Perintis Ii Kelurahan Pematang Gubernur Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu. PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 19-24. https://doi.org/10.58222/pakdemas.v1i1.13
Rahmi, H. 2017. “Review : Aktivitas Antioksidan dari Berbagai Sumber Buahbuahan di
Indonesia”. Jurnal Argotek Indonesia. Vol 2(1): 34-38.
Rosahdi, Tina Dewi., Kusmiyati, Mimin., Wijayanti, Fitri Retna. 2013. Uji Aktivitas Daya Antioksidan Buah Rambutan Rapiah Dengan Metode DPPH. Volume VII No. 1 ISSN 1979-8911.
Sari, W. Y., Yuliastuti, D., & Istiqomah. 2016. Uji Aktivitas Antioksidan Secara In Vitro
Krim Fraksi Etanol 70% Daging Buah Pepaya (Carica papaya L.). JAYAKUSUMA Prosiding Seminar Nasional, 16–168.
Sayuti, K.; Rina Yenrina: Antioksidan Alami dan Sintetik; Andalas Univesity Press:
Padang, 2015.
Tsai, PJ, McIntoshb, J, Pearceb, P, Camdenb, B& Jordanc, BR. 2002. Anthocyanin and
antiagingoxidant capacity in roselle (Hibiscus sabdariffa L.) extract,Food Res Int’l, 35:351– 356.
Werdhasari, A, 2014 ‘Peran antioksidan bagi kesehatan’, Jurnal Biotek Medisiana
Indonesia, vol. 3, no. 2, hh. 59-68.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sari Yanti, Dewi Winni Fauziah, Tika Hardini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











