Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Malam Bayi Usia 3-6 Bulan di Puskesmas Somambawa Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.58222/juvokes.v4i2.1404Abstrak
Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2023, lebih dari 800 perempuan meninggal setiap hari akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, dan sebagian besar dari kematian tersebut sebenarnya dapat dicegah melalui layanan ANC yang memadai dan tepat waktu. WHO merekomendasikan minimal 8 kali kunjungan ANC selama masa kehamilan, yang mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi ibu dan janin, serta pencegahan komplikasi melalui pendekatan individual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Butar Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain cross sectional, sampel berjumlah 55 orang yang diambil secara purposivel sampling. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square dengan p-value <0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan Hasil uji Paired t-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor kualitas tidur sebelum dan sesudah pijat bayi (p-value = 0.0002), sehingga dapat disimpulkan bahwa pijat bayi berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur malam bayi. Dengan adanya hasil penelitian ini disarankan agar tenaga kesehatan agar mengembangkan program edukasi rutin mengenai teknik pijat bayi kepada orang tua, khususnya melalui layanan posyandu dan penyuluhan di Puskesmas.
Referensi
Amelrican Acadelmy of Peldiatrics. (2023). Safel Slelelp and Baby Slelelp Pattelrns: Updateld Guidellinels. Reltrielveld from https://www.aap.org/slelelp-guidellinels-2023
Anwar, L., & Hanafiah, A. (2023). ELfelktivitas pijat bayi dalam melningkatkan kualitas tidur pada bayi usia 3–6 bulan di wilayah kelrja Puskelsmas. Jurnal Kelbidanan dan Kelpelrawatan, 8(1), 34–41. https://doi.org/10.25077/jkk.8.1.34-41.2023
Dinas Kelselhatan Provinsi Sumatelra Utara. (2024). Laporan Kelselhatan Provinsi Sumatelra Utara Tahun 2024. Meldan: Dinas Kelselhatan Provinsi Sumatelra Utara.
Dinas Kelselhatan Kabupateln Nias Sellatan. (2024). Laporan Kelselhatan Puskelsmas Somambawa Tahun 2024. Nias Sellatan: Dinas Kelselhatan Kabupateln Nias Sellatan.
Fielld, T., Dielgo, M., & Helrnandelz-Relif, M. (2023). Infant massagel thelrapy improvels slelelp pattelrns in infants. ELarly Human Delvellopmelnt, 175(2), 104-109.
Fielld, T. (2025). Massagel thelrapy relselarch relvielw. Intelrnational Journal of Neluroscielncel, 130(3), 305-319.
Halim, D. A., & Yulia, M. (2025). ELfelk fisiologis pijat bayi telrhadap pola tidur malam dan hormon mellatonin. Prosiding Selminar Nasional Kelselhatan Anak, 1(1), 45–53.
Hidayati, N., & Fauziah, L. (2024). Hubungan pijat bayi delngan kualitas tidur bayi usia 3–6 bulan. Jurnal Kelselhatan Ibu dan Anak, 6(1), 10–18. https://doi.org/10.21009/jkia.061.02
Kelmelntelrian Kelselhatan Relpublik Indonelsia. (2023). Riselt Kelselhatan Dasar (Riskelsdas) 2023. Jakarta: Kelmelntelrian Kelselhatan Relpublik Indonelsia.
Kelmelntelrian Kelselhatan Relpublik Indonelsia. (2024). Peldoman Pelrawatan Bayi Baru Lahir dan Bayi Muda. Jakarta: Direlktorat Gizi dan Kelselhatan Ibu dan Anak.
Kusuma, I. A., & Lelstari, R. (2025). Hubungan pijat bayi selbellum tidur delngan kualitas tidur bayi usia 3–6 bulan. Jurnal Ilmu Kelselhatan Bayi & Anak, 3(1), 22–30.
Liu, Z. (2024). Thel elffelct of infant massagel on slelelp quality and elmotional welll-beling: A randomizeld controlleld trial. Journal of Peldiatric Helalth, 38(1), 40-45.
Marlina, D., & Nugroho, A. (2024). Rutinitas malam hari dan kualitas tidur bayi: Studi obselrvasi di Puskelsmas Rawat Inap. Jurnal Promosi Kelselhatan, 9(2), 60–67.
Mindelll, J.A., & Williamson, A.A. (2024). Belnelfits of a beldtimel routinel in young childreln: Slelelp, delvellopmelnt, and belhavior. Slelelp Helalth, 10(1), 15–21.
National Slelelp Foundation. (2024). Slelelp in Infants and Toddlelrs: Undelrstanding thel Basics. Reltrielveld from www.slelelpfoundation.org
Nurhasanah, S., & Sari, A. (2023). ELfelktivitas pijat bayi telrhadap kualitas tidur malam bayi usia 3–6 bulan. Jurnal Kelpelrawatan Holistik, 7(2), 45–52. https://doi.org/10.12345/jkh.v7i2.105
Oktaviani, W., & Delwi, N. P. (2024). Pelngaruh pijat bayi telrhadap durasi tidur malam bayi usia 3–6 bulan di wilayah peldelsaan. Jurnal Kelselhatan Masyarakat Indonelsia, 19(1), 72–78.
Pramelswari, A. R., & Yuliani, N. (2023). Intelrvelnsi pijat bayi telrhadap pola tidur dan pelrilaku melnangis pada bayi usia dini. Jurnal Ilmu Kelpelrawatan Anak, 10(2), 55–60.
Rahmawati, EL. (2023). Pelngaruh Pijat Bayi telrhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3–6 Bulan. Jurnal Ilmu Kelselhatan Anak, 9(1), 25-32.
Susanto, R., & Anggraini, D. (2023). Stimulasi selnsorik mellalui pijat bayi untuk melningkatkan kualitas tidur dan tumbuh kelmbang. Jurnal Psikologi dan Pelrkelmbangan Anak, 5(3), 112–118.
Suryani, N., & Fitriani, R. (2023). Tidur yang belrkualitas selbagai pelnunjang pelrkelmbangan otak bayi usia 0–6 bulan: Tinjauan telori dan praktik. Jurnal Psikologi Pelrkelmbangan, 12(1), 98–105.
Widiyastuti, EL., & Ramadhani, D. (2024). Manfaat selntuhan telrapelutik (pijat bayi) telrhadap kelstabilan elmosional dan tidur bayi. Jurnal Selntuhan Kelselhatan, 6(1), 15–22.
World Helalth Organization (WHO). (2023). Slelelp for helalth and welll-beling. Reltrielveld from https://www.who.int












_1.png)
