Smart Family For Healthy Living: Edukasi Digital Dan Literasi Kesehatan Berbasis Lingkungan

Authors

  • Rinna Merlin Sorongan Institus Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Patricia Jeaneth Cyntia Kojongian Universitas Trinita
  • Lumimuut Pingkan Rambitan Universitas Trinita
  • Widia Lusye Legoh Institus Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Reno Raven Derek Institus Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Olivia Kawulusan Institus Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Grace Amanda Kairupan Institus Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Roles Rumengan Institus Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Vivi Aganitji Pamikiran Institus Sains dan Teknologi Esa Trinita
  • Rama Presley Kambey Institus Sains dan Teknologi Esa Trinita

DOI:

https://doi.org/10.58222/jp.v4i2.1335

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan dan mendorong gaya hidup sehat berbasis lingkungan pada keluarga melalui edukasi digital. Tantangan kesehatan modern menuntut pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada individu, tetapi juga pada lingkungan keluarga dan penggunaan teknologi digital. Program ini dilaksanakan di Desa Rap-Rap Kec. Minahasa Selatan dengan melibatkan 22 keluarga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi praktis, pengembangan materi edukasi digital (video, infografis, modul daring), serta sesi diskusi kelompok terarah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai gizi seimbang, pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Peserta juga menunjukkan peningkatan kemauan untuk mengadopsi gaya hidup sehat berbasis lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, didukung oleh kemudahan akses informasi melalui platform digital. Diharapkan program ini dapat menjadi model bagi pengembangan literasi kesehatan berkelanjutan yang terintegrasi dengan teknologi dan kesadaran lingkungan.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. (Ini penting untuk dasar gizi seimbang).

World Health Organization. (2021). Health Literacy Development for the 21st Century: A Practical Guide for Policymakers and Practitioners. Geneva: WHO Press. (Referensi global tentang literasi kesehatan).

Amir, A., & Purnomo, H. (2022). Peran Edukasi Digital dalam Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat di Era New Normal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 123-130. (Contoh jurnal yang membahas edukasi digital dan literasi kesehatan).

Hasibuan, R., & Permana, A. (2021). Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat tentang

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Melalui Edukasi Berbasis Komunitas. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(1), 45-53. (Relevan untuk aspek lingkungan dan pengelolaan sampah).

Indrawati, S., & Kusuma, D. (2023). Integrasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam Peningkatan Kemandirian Kesehatan Keluarga di Pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 7(1), 1-8. (Bagus untuk aspek TOGA).

Nutbeam, D. (2008). The evolving concept of health literacy. Social Science & Medicine, 67(12), 2072-2078. (Artikel klasik dan fundamental tentang konsep literasi kesehatan).

Ramadhan, F., & Dewi, P. (2022). Pemberdayaan Keluarga dalam Mewujudkan Lingkungan Sehat Melalui Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Jurnal Abdimas Kesehatan, 4(1), 30-38. (Relevan untuk bahasan sanitasi dan lingkungan).

Downloads

Published

2025-08-04

How to Cite

Smart Family For Healthy Living: Edukasi Digital Dan Literasi Kesehatan Berbasis Lingkungan . (2025). Jurnal Pengabdian, 4(2), 237-242. https://doi.org/10.58222/jp.v4i2.1335