Analysis of village fund allocation management in kaur district year 2021 (Study in Guru Agung 1 Village, North Kaur District, Kaur Regency, Bengkulu Province)

Authors

  • Deky Akbar Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu, Indonesia
  • Bobby Mandala Putra Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu, Indonesia
  • Heru Purnawan Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu, Indonesia
  • Supriyono Supriyono Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu, Indonesia
  • Ade Fitrah Putra Akhir Program Studi Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu, Indonesia
  • Parwito Parwito Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Ratu Samban, Bengkulu, Indonesia
  • Janusi Waliamin Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu, Indonesia

Keywords:

Management, Village Fund Allocation

Abstract

The purpose of this study is to find out how to manage the allocation of village funds in Guru Agung I Village in 2021. The research methods are interviews, documentation, and observation. The results of the research on Analysis of the Management of Village Fund Allocation in Kaur Regency (Study in Guru Agung Village, North Kaur District, Kaur Regency, Bengkulu Province), show that: 1) The planning stage of Village Fund Allocation in Guru Agung Village applies the principle of transparency. 2) At the stage of implementing ADD, Guru Agung village carried out self-management because the village government also wanted to improve the welfare of the community. 3) The stage of ADD accountability in Guru Agung Village, both technically and administratively, is good. Conclusion The Village Fund Allocation Management (ADD) carried out by the village government of Guru Agung I, North Kaur District, Kaur Regency has followed the guidelines in the legislation. The village government has implemented the principles of managing the Village Fund Allocation

References

A Hidayatullah. (2022). Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa Pada Pemberdayaan Masyarakat di Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Jurnal Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah, Vol.3,No2.

candra. (2013). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdyaan Masyarakat. JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 8(1), 208.

E Permatasari. (2018). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Fakultas Ekonomi Universitas Widyagama.

IW Saputra. (2016). Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa Pada Desa Lambean Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun 2009-2014. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 6(1).

K Siregar. (2018). Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa Pada Desa Dedekadu Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat . Jurnal Politik Pemerintah Dharma Praja.

Karimah Faizatul dkk. (2014). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Administrasi Publik (JAP), 2(4), 597-602.

Kasenda, V. (2018). Implementasi Kebijakan Pemerintah Tentang Alokasi Dana Desa (Studi di Desa Tempok Selatan Kecamatan Tompaso). Jurnal Eksekutif -ejournal.unsrat.ac.id.

Kojanah Hasan. (2018). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Fakultas Ekonomi.

Kristina Korniti Kila. (2016). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Miau Baru Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur. Ejournal An.

Mantiri, Michael. (t.thn.). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pelaksanaan Pembangunan Di Desa Ronotongkor Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa. Jurnal Eksekutif, Vol.1 No. 1.

Marselina Ara Lili. (2018). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Magmagan Karya Kecamatan Lumar. Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA), Vol.7.

Mawitjere, Intania, Nella. (2017). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pelaksanaan Pembangunan Di Desa Tongkor Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten Minahasa. Jurnal Eksekutif, Vol.1 No.1.

Nova Sulastri. (2016). Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Fisik Desa Lokapodo Kecamatan Watopute Kabupaten Muna. Jurnal academia.edu.

Putra dkk. (2013). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat. JIAP (Jurnal Ilmu Administrasi Publik), 8 (1), 208.

Sopanah. (2018). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Fakultas Ekonomi.

TA Safitri. (2018). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Mewujudkan Good Governance. Journal. sragenkab.go.id.

Thomas. (2013). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan Desa Sebawang Kecamatan Sesayap Kabupaten Tanatidung. eJurnal Pemerintahan Intergratif, 1(1), 51-64.

Purnawan, H. (2020). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DANA DESA DI DESA MAKARTITAMA DAN DI DESA ULAK MAS KECAMATAN LAHAT KABUPATEN LAHAT. Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik, 9(1), 35-55. doi:10.32663/jpsp.v9i1.1235

Downloads

Published

2022-06-30

How to Cite

Analysis of village fund allocation management in kaur district year 2021 (Study in Guru Agung 1 Village, North Kaur District, Kaur Regency, Bengkulu Province). (2022). Journal of Social Science and Humanities, 1(1), 1-6. https://journal.bengkuluinstitute.com/index.php/JoSSH/article/view/29

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)