Pengaruh Reforestasi Di Hutan Kalimantan Terhadap Biodifersitas Serta Suhu Disekitarnya
Abstrak, pendahuluan, metode penelitian, Hasil dan pembahasan, kesimpulan
Keywords:
reforestation, Kalimantan forests, biodiversity, temperatureAbstract
Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki hutan yang sangat luas, namun dibalik luasnya hutan dikalimantan terdapat deforestasi yang terjadi di daerah tersebut. Maraknya deforestasi disebabkan pembukaan lahan sawit, pembakaran hutan, peralihan lahan menjadi pertambangan, dan sebagainya. Perilaku manusia dapat berupa peladangan ilegal, penebangan tanpa batas, dan penggunaan lahan sebagai areal pertambangan. Gangguan-gangguan tersebut mengakibatkan hutan terdegradasi menjadi padang alang-alang, bahkan gundul. Hal ini akan mengganggu fungsi utama hutan yaitu produksi, lindung, cagar alam dan wisata. Kondisi demikian menyebabkan perlu adanya kegiatan reforestasi terhadap lanskap hutan tersebut dengan tujuan untuk mengembalikan fungsi utama hutan dan hutan menjadi lebih produktif (Mailani, 2004). Jika hutan yang awalnya menjadi tempat hidup bagi satwa liar atau satwa langka yang dilindungi, dengan adanya deforestasi liar atau melalui tahap pembakaran hutan maka satwa-satwa akan kehilangan habitatnya. Dengan kehilangan habitat tempatnya hidup maka satwa berpotensi akan turun menuju pemukiman warga atau bahkan mengalami kepunahan dikarenakan tidak lagi ada makanan untuk menunjang kebutuhannya. Artikel ini dibuat bertujuan untuk mengetahui pengaruh reforestasi di hutan kalimantan terhadap biodiversitas dan suhu pada sekitarnya. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah kajian literature yakni melakukan tinjauan pustaka, mencari beberapa referensi yang terkait dan relevan dengan konflik yang digali dalam pembuatan artikel ini. Berdasarkan referensi dari beberapa jurnal, hasil dari penelitian ini adalah kenaikan angka program reforestasi dari tahun ketahun meningkat relative tinggi. Selain itu reforestasi membawa dampak yang baik terhadap biodiversitas, iklim beserta suhu yang ada di daerah Kalimantan. Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan wawasan penting tentang perlu nya reforestasi dalam menjaga biodiversitas serta pengaruhnya terhadap iklim mikro di wilayah Kalimantan.







