Analisis Multidimensional Faktor Penyebab Stunting di Indonesia: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.58222/juvokes.v4i2.1711Kata Kunci:
Stunting, Gizi Ibu, Sanitasi, Sosial Ekonomi, Kebijakan publikAbstrak
Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan serius bagi pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Kondisi ini mencerminkan gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh interaksi kompleks antara faktor biologis, sosial ekonomi, lingkungan, pendidikan, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor utama penyebab stunting melalui pendekatan systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA. Sumber data diperoleh dari 20 artikel nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2018–2025 melalui basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Garuda. Hasil analisis menunjukkan bahwa determinan utama stunting meliputi status gizi ibu hamil, praktik pemberian ASI dan MPASI, tingkat pendidikan dan pendapatan keluarga, kondisi sanitasi lingkungan, faktor sosial budaya dan kesehatan mental ibu, serta kecukupan asupan zat gizi makro dan mikro. Selain itu, inovasi teknologi seperti pemodelan K-Means Clustering berpotensi membantu pemerintah dalam mengidentifikasi kelompok berisiko tinggi dan merancang kebijakan berbasis data yang lebih tepat sasaran. Kesimpulannya, pencegahan stunting memerlukan pendekatan lintas sektor yang komprehensif dengan mengintegrasikan aspek gizi, kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kebijakan publik. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung percepatan pencapaian target nasional dan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 dalam penghapusan segala bentuk malnutrisi.
Referensi
Abadi, E., Ayu, L., & Putri, R. (2020). Korelasi antropometri ibu hamil dengan panjang badan bayi baru lahir sebagai prediktor stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 167–172. https://doi.org/10.56338/pjkm.v10i2.1370
Agustiyani, A. T., Jannah, I. N., Abdurrahman, N. A., Sulastri, A., Perdani, A. L., Program, N., & Indonesia, U. P. (2025). Faktor Penyebab Dan Strategi Penanggulangan Stunting: Sebuah Studi Literatur. Pena Nursing, 3(2), 98–108.
Apulina Ginting, J., & Nurlaella Hadi, E. (2023). Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(1), 43–50. https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3
Hardinata, R., Wibowo, S., & Hadi, M. (2023). Faktor Nasional yang Berpengaruh terhadap Stunting di Indonesia. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 7(3), 121–128. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1867
Milah, A. S. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Pentingnya Pemberian Makanan Pendamping Asi Dengan Angka Kejadian Stunting Untuk Balita Pada Masa Pandemic Covid -19 Di Desa Pasirbatang Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2021. Journal of Innovation Research and Knowledge, 3471(8).
Mirza, Maria, M., Handayani, & Lina. (2023). Pengaruh Status Gizi Ibu Hamil terhadap Kejadian Stunting : Studi Literatur © xxxx Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 22–27. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi, jkmi@unimus.ac.id
Nabila, A. B., Yuliana, & Yulastri, A. (2024). Keterkaitan Nutrisi, Kesehatan Mental, dan Kepemimpinan dalam Meningkatkan Kualitas Hidup. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 43448–43457. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/23528
Natalina, S. L., Maulida, F., & Kahirun, N. (2023). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi pada Anak Usia 2-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kuamang Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2787–2797. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i3.17735
Puspitaningrum, M. & E. M. (2024). Faktor Pendidikan Dan Sumber Informasi Ibu Hamil Terhadap Pencegahan Stunting Di Pmb Sulistio Rahayu Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(September), 7315–7323. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i3.31345
Romadoniyah. (2022). Literatur Review : Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita di Negara Berkembang. Jurnal Pendidikn Tambusai, 6 Nomor 2(2614–3097), 11647–11656. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.4304
Rudiansyah, Setiawan, D., & Shucy Ramawati Fadila. (2023). Identifikasi Faktor Risiko Stunting pada Anak-anak dengan Metode K means Clustering menggunakan Dataset Kaggle. JEKIN - Jurnal Teknik Informatika, 3(1), 10–16. https://doi.org/10.58794/jekin.v3i1.443
Sagita, S., & Siregar, K. N. (2022). Stunting Risk Factors in Children Under Five in Indonesia: A Scoping Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 5(6), 654–661. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i6.2289
Zahra, R., Alyakin Dakhi, R., Lina Tarigan, F., & Ester J. Sitorus, M. (2023). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Anak Balita Umur 12-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranto Peureulak Kabupatan Aceh Timur. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 16286–16308. https://doi.org/10.31004/prepotif.v7i3.20329












_1.png)
