Hubungan Tingkat Stres Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Insomnia Pada Lansia Di Rw 13 Kampung Tugu Kelurahan Bugel Kota Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.58222/juvokes.v4i2.1449Kata Kunci:
Physical Activity, Insomnia, Elderly, Stress LevelAbstrak
Insomnia merupakan gangguan tidur yang banyak dialami lansia dan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup. Secara global, sekitar 19,1% populasi mengalami gangguan tidur, dengan prevalensi pada lansia mencapai 25–57%. Di Indonesia, 67% lansia dilaporkan mengalami gangguan tidur, seperti sulit tidur, sering terbangun, dan bangun terlalu pagi. Kondisi serupa ditemukan di RW 13 Kampung Tugu Kelurahan Bugel Kota Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan aktivitas fisik dengan kejadian insomnia pada lansia. Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 87 orang lansia. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat stres (p = 0,000) dan aktivitas fisik (p = 0,000) dengan kejadian insomnia. Disimpulkan bahwa pengelolaan stres dan peningkatan aktivitas fisik penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanganan insomnia pada lansia.
Kata kunci: Aktivitas Fisik, Insomnia, Lansia, Tingkat Stres
Insomnia is a common sleep disorder among the elderly and can negatively impact their quality of life. Globally, approximately 19.1% of the population experiences sleep disturbances, with prevalence among the elderly ranging from 25% to 57%. In Indonesia, 67% of older adults have been reported to suffer from sleep problems, including difficulty falling asleep, frequent awakenings, and early morning awakening. A similar condition was found in RW 13 Kampung Tugu, Bugel Subdistrict, Tangerang City. This study aimed to determine the relationship between stress levels and physical activity with the incidence of insomnia in the elderly. The study employed a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sampling technique used was total sampling, involving 87 elderly respondents. Data analysis was conducted univariately and bivariately using the Chi-Square test at a significance level of 0.05. The results showed a significant relationship between stress levels (p = 0.000) and physical activity (p = 0.000) with the incidence of insomnia. It is concluded that stress management and increased physical activity are essential as preventive and therapeutic efforts for insomnia in the elderly.
Keywords: Physical Activity, Insomnia, Elderly, Stress Level
Referensi
Gemini, N. S., Yulia, N. R., & Roswandani, A. S. (2021). Keperawatan Gerontik. Jakarta: Salemba Medika.
Sugiyono. (2020). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Nurhayati, N., Lestari, T., & Afgani, M. W. (2025). Correlational Research (Penelitian Korelasional). Jakarta: Cendekia Ilmiah.
Suratna, S., & Widarma, A. (2022). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Insomnia Menggunakan Metode Fuzzy Berbasis Web. Yogyakarta: Deepublish.
Syukur, M. (2022). Mengatasi Insomnia pada Remaja melalui Teknik Self Management. Makassar: UIN Alauddin Press.
Prianthara, I. M. D., Paramurthi, I. P., & Astrawan, I. P. (2021). The relationship of physical activity on sleep quality and cognitive function in elderly groups. Journal of Health and Nursing Science, 17(2), 110. https://doi.org/10.26753/jikk.v17i2.628
Ranteallo, R. R., Almar, J., & Sirenden, J. S. (2024). Correlation between physical activity and sleep quality among elderly in Paonganan. Journal of Health Promotion Science, 1(1), 1–13.
Nurul, N., & Nanda, I. (2021). Stress levels and sleep quality among final-year students. Healthy Journal, 10(2), 99–108. https://doi.org/10.55222/healthyjournal.v10i2.1083
Pipit, P., & Sumarno, A. (2023). Hubungan tingkat stres dengan kejadian insomnia pada lanjut usia di Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Budhi Dharma Kota Bekasi. Afiat, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.34005/afiat.v6i1.2516
Hutama, F. H. (2024). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian insomnia pada lansia di Desa Mabung Kecamatan Baron. Jurnal Sabhanga, 6(1), 60–67.
Natikoh, & Wirakhmi, H. (2023). Hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada lansia. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 14(2), 79–86.












_1.png)
