Pengaruh Edukasi Melalui Whatsapp GroupTentang Pengetahuan Pernikahan Dini Pada Remaja Putri Di SMPN 6 Bengkulu SelatanTahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.58222/juvokes.v4i2.1418Kata Kunci:
Edukasi, WhatsApp Group, pengetahuan, pernikahan dini, remaja putriAbstrak
Pernikahan dini merupakan permasalahan serius yang berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan remaja, terutama pada remaja putri. Kurangnya pengetahuan tentang risiko pernikahan dini menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka pernikahan usia muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui WhatsApp Group terhadap pengetahuan pernikahan dini pada remaja putri di SMP Negeri 6 Bengkulu Selatan. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 25 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi edukasi dilakukan melalui media WhatsApp Group selama satu minggu dengan materi berupa artikel, gambar, dan video edukatif tentang pernikahan dini. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan setelah diberikan edukasi (p < 0,05). Kesimpulan bahwa edukasi melalui WhatsApp Group berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pernikahan dini. Media sosial seperti WhatsApp dapat menjadi sarana efektif dalam menyampaikan edukasi kesehatan reproduksi kepada remaja secara praktis dan mudah diakses
Referensi
BPS, 2022. Statistik Indonesia, Jakarta: Badan pusat statistik.
Djamilah. & Kaerikawati, 2021. Dampak Perkawinan Anak di Indonesia. Jurnal Studi Pemuda, 3(1), pp.1–16.
Handayani, 2021. Metode Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.
Handayani, 2021. Perbandingan Efektifitas Pemberian Informasi Melalui Media Cerita Bergambar (komik) Versi BKKBN Dengan Media Leaflet. Jurnal Gaster, 7(1), pp.482–490.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Selatan. 2025. Data Pernikahan Dini bulan Januari - Mei
Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan Badan Pusat Statistik, 2023. Profil Anak Indonesia, Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).
Lawrence Green, 2020, Wawan and Dewi, 2021, Kusmira, 2020, Notoatmojo, 2021, Kerangka Teori Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja.
Miswanto, 2019, Fase Pertumbuhan Remaja
Muin dkk, 2023. Hubungan Pengetahuan Penyakit Menular Seksual (PMS) Dengan Tindakan Kebersihan Alat Reproduksi Eksternal Remaja Putri di SMA Nasional Makassar Tahun 2013. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), pp.1–12.
Notoatmodjo, 2022. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Jakarta: Rineka Cipta.
Oktavia dkk, 2022. Pengetahuan Risiko Pernikahan Dini Pada Remaja Umur 13- 19 Tahun. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu Kesehatan, 2(186), pp.239–247.
Priohutomo, 2020. Pendidikan Kesehatan Reproduksi Bagi Generasi Muda, Banjarmasin: PLT. Kepala BkkbN.
Priohutomo, 2021. Pendidikan Kesehatan Remaja, Jakarta
Profil Kesehatan Indonesia tahun 2021 Jakarta ; Kementrian Kesehatan Republik Indonesia 43-198.
Putra dkk, 2023. Game Edukasi Berbasis Android Sebagai Media Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini. Jurnal Informatika Pasuruan, 1(1), pp.46–58.
Sudiarto dkk., 2021. Optimalisasi Pendidikan Kesehatan Kepada Remaja Melalui Aplikasi Android Profoteen. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, 2(2), pp.1–5.
Sulistianingsih, 2021. Metodologi Penelitian Kebidanan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wahyuningtias dan Wibisono, 2021. Hubungan Penggunaan Sosial Media Dan Pengetahuan Seks Bebas Pada Siswa/Siswi Usia 17-18 Tahun (The Correlation Of Social Media Usage and free Sex Knowledge Of 17-18 Years Old Senior High School Students). Jurnal Ners dan Kebidanan, 5, pp.144– 149.












_1.png)
