Efektivitas Metode BOM (Breastcare, Oxytocin Massage, Marmet Technique) Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di RSUD Morwali

Penulis

  • Novita Andriani Br.Manjorang STIKes Mitra Husada Medan
  • Anna Waris Nainggolan Prodi Kebidanan Program Sarjana STIKes Mitra Husada Medan
  • Marta Armita Br. Silaban Pendidikan Profesi Bidan Program Profesi STIKes Mitra Husada Medan
  • Eka Purnamasari Prodi Kebidanan Program Sarjana STIKes Mitra Husada Medan
  • Eva Dona Sinaga Prodi Kebidanan Program Sarjana STIKes Mitra Husada Medan

DOI:

https://doi.org/10.58222/juvokes.v4i2.1397

Kata Kunci:

Metode BOM, Breastcare, Oxytocin Massage, Marmet Technique, Produksi ASI, Ibu Postpartum

Abstrak

Salah satu penyebab utama kegagalan pemberian ASI eksklusif, yang dapat berdampak pada tumbuh kembang bayi, adalah rendahnya suplai ASI pascapersalinan. Hormon prolaktin dan oksitosin, yang penting untuk produksi dan pengeluaran ASI, distimulasi oleh kombinasi perawatan yang dikenal sebagai teknik BOM (Perawatan Payudara, Pijat Oksitosin, dan Teknik Marmet). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa besar pengaruh teknik BOM terhadap kemampuan ibu pascapersalinan untuk memproduksi ASI di Rumah Sakit Umum Morowali. Penelitian ini menggunakan metode kelompok kontrol pretes-postes dan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental. Ibu pascapersalinan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol untuk sampel. Selama jangka waktu yang telah ditentukan, teknik BOM diberikan kepada kelompok intervensi, sementara kelompok kontrol tidak diberikan terapi apa pun. Lembar observasi digunakan untuk menilai jumlah ASI yang diproduksi sebelum dan sesudah operasi. Berdasarkan hasil, kelompok intervensi menghasilkan ASI yang signifikan lebih banyak daripada kelompok kontrol (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa teknik BOM efektif untuk meningkatkan produksi ASI ibu pascapersalinan. Teknik BOM telah terbukti berhasil meningkatkan dan meningkatkan produksi ASI. Untuk mendukung pemberian ASI yang efektif, intervensi ini disarankan sebagai komponen program perawatan pascapersalinan.

Referensi

Misna, R., Sartika, D., & Saragi, R. L. L. (2020). Pengaruh Teknik Marmet terhadap Kelancaran Air Susu Ibu di Desa Nag. Pematang Simalungun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. Jurnal Bidan Komunitas, 3(1), 1–8._

Nurhayati, N., & ST, S. (2021). Cortisol: Bendungan ASI dan Maternity Blues. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Manjorang, N. A. B., Hidayat, A., & Satriandari, Y. (2024). Pengalaman Ibu Primipara Dalam Memberikan Air Susu Ibu (Asi) Eksklusif Di Puskesmas Gamping Ii. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 4869–4888. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i3.34357

Rahmawati, S., Nuraini, I., Nurvitriana, N. C., Bakoil, M. B., Fatmawati, E., Hidayati, N., Dewi, E. S., A’yun, S. Q., & Masyayih, W. A. (2022). Pelayanan asuhan komunitas dalam praktik kebidanan. Rena Cipta Mandiri.

Rani Permatasari, R. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Ny. Y (P₂ A₀) 30 Menit Post Sectio Caesarea Atas Indikasi Preeklampsia Berat (Peb) Di Ruang Delima Rumah Sakit Umum Daerah Ciamis. STIKes Karsa Husada Garut.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30

Cara Mengutip

Br.Manjorang, N. A., Anna Waris Nainggolan, Marta Armita Br. Silaban, Eka Purnamasari, & Eva Dona Sinaga. (2025). Efektivitas Metode BOM (Breastcare, Oxytocin Massage, Marmet Technique) Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di RSUD Morwali. Jurnal Vokasi Kesehatan, 4(2), 195–200. https://doi.org/10.58222/juvokes.v4i2.1397

Terbitan

Bagian

Articles