Efektifitas Pemberian Mikoriza dan Kompos Kulit Kopi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Paprika
Keywords:
Mycorrhizal fungi, Dosage, PeppersAbstract
Cendawan mikoriza merupakan satu kelompok jamur tanah biotrof obligat yang tidak dapat melestarikan pertumbuhan dan reproduksinya bila terpisah dari tanaman inang. Kompos berperan dalam memperbaiki struktur tanah, tekstur tanah, aerase, meningkatkan daya resap air, meningkatkan stimulus untuk kesehatan akar dan menyediakan makanan bagi mikroorganisme tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi terbaik antara waktu pemberian mikoriza dan dosis kompos kulit kopi, menentukan waktu pemberian mikoriza dan dosis kompos kulit kopi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil paprika. Penelitian berupa percobaan pot yang ditempatkan di screen house Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dua faktor yaitu Tanpa Mikoriza, Saat Penyemaian, dan Saat Pindah Tanam. Faktor kedua yaitu dosis kompos kulit kopi 0 ton/ ha (control),10 ton/ha, 15 ton/ ha dan 20 ton/ ha. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 12 kombinasi perlakuan, yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 2 tanaman, sehingga didapatkan 72 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara waktu pemberian mikoriza dan dosis kompos kulit kopi. Waktu pemberian mikoriza berpengaruh nyata pada tinggi tanaman saat panen pertama, panjang buah, bobot buah dan diameter buah. Waktu pemberian mikoriza saat penyemaian memberikan tinggi tanaman paling tinggi 72,58 cm, panjang buah terpanjang 9,90 cm dan bobot buah tertinggi 224,9 gram. Pemberian mikoriza saat tanam menghasilkan diameter buah terbesar 63,70 mm. Pemberian dosis kompos kulit kopi tidak memberi pengaruh nyata pada variabel pertumbuhan dan hasil tanaman paprika