PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MASYARAKAT SERTA EDUKASI BAGI IBU HAMIL DAN IBU BALITA UNTUK MENCEGAH STUNTING DI PEDURUNGAN, KOTA SEMARANG

Authors

  • Iin Desmiany Duri Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Roni Afriansya Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Dewi Andang Prastika Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Putri Kurniasiwi Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Nanik Aryani Putri Poltekkes Kemenkes Semarang

DOI:

https://doi.org/10.58222/heq49939

Keywords:

stunting, edukasi kesehatan, kader kesehatan, , ibu hamil, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Rendahnya pengetahuan kader kesehatan, ibu hamil, dan ibu balita mengenai pencegahan stunting dapat menghambat upaya penurunan angka stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta memberdayakan kader kesehatan, ibu hamil, dan ibu balita terkait pencegahan stunting di Pedurungan Kota Semarang. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang disertai evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2024 dengan melibatkan 41 peserta yang terdiri atas kader kesehatan, ibu hamil, dan ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan persentase jawaban benar yang meningkat dari 79,8% pada pre-test menjadi 90% pada post-test. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai penyebab, dampak, dan langkah pencegahan stunting. Pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan keterlibatan kader terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan edukasi berkelanjutan dan peran aktif kader perlu terus didukung untuk mempertahankan keberhasilan program pencegahan stunting.

References

Azrimaidaliza, Asri, R., Handesti, M., & Lisnayenti, Y. (2017). Promosi makanan sehat dan bergizi dalam upaya peningkatan status gizi ibu hamil. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 67–74.

Azrimaidaliza, A., Nurmy, K., & Edison, E. (2012). Pengetahuan dan sikap ibu mengenai perilaku hidup bersih dan sehat di Kelurahan Koto Lalang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 7(1), 2–9.

Azrimaidaliza, N., Nursal, D. G., Rahmy, H. A., & Asri, R. (2019). Characteristics of stunted children aged 24–36 months in Padang City. Malaysian Journal of Public Health Medicine.

Dinas Kesehatan Kota Semarang. (2023). Stunting. http://119.2.50.170:9095/dashboardNew/index.php/home/stunting?bulan=4&tahun=2023

Goudet, S. M., Bogin, B. A., Madise, N. J., & Griffiths, P. L. (2019). Nutritional interventions for preventing stunting in children (birth to 59 months) living in urban slums in low- and middle-income countries (LMIC). Cochrane Database of Systematic Reviews, 2019(6). https://doi.org/10.1002/14651858.CD011695.pub2

Kaufman, J., Ryan, R., Walsh, L., Horey, D., Leask, J., Robinson, P., & Hill, S. (2018). Cochrane review summary: Face-to-face interventions for informing or educating parents about early childhood vaccination. Primary Health Care Research & Development, 15(4), 339–341. https://doi.org/10.1017/S1463423614000322

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan RI.

Khairany, Y. (2019). Pengaruh pola asuh ibu terhadap kejadian stunting balita usia 12–35 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2019 [Skripsi, Universitas Andalas].

Lamid, A. (2018). Masalah kependekan (stunting) pada anak balita: Analisis prospek penanggulangan di Indonesia. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan.

Mathieu, I., Wallis, K., Japa, I., Cordero, R., Deverlis, A., Steenhoff, A. P., & Lowenthal, E. (2020). Caregiver strengths, attitudes, and concerns about reading and child development in the Dominican Republic. Global Pediatric Health, 7. https://doi.org/10.1177/2333794X20942661

Mkhize, M., & Sibanda, M. (2020). A review of selected studies on the factors associated with the nutrition status of children under the age of five years in South Africa. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(21), 1–26. https://doi.org/10.3390/ijerph17217973

Mzumara, B., Bwembya, P., Halwiindi, H., Mugode, R., & Banda, J. (2018). Factors associated with stunting among children below five years of age in Zambia: Evidence from the 2014 Zambia demographic and health survey. BMC Nutrition, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s40795-018-0260-9

Nshimyiryo, A., Hedt-Gauthier, B., Mutaganzwa, C., Kirk, C. M., Beck, K., Ndayisaba, A., Mubiligi, J., Kateera, F., & El-Khatib, Z. (2019). Risk factors for stunting among children under five years: A cross-sectional population-based study in Rwanda using the 2015 Demographic and Health Survey. BMC Public Health, 19, 175. https://doi.org/10.1186/s12889-019-6504-z

Rahmayana, Ibrahim, I., & Damayanti, D. (2014). Hubungan pola asuh ibu dengan kejadian stunting anak usia 24–59 bulan di Posyandu Asoka II Wilayah Pesisir Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate Kota Makassar Tahun 2014. Public Health Science Journal, 1(2).

Renyoet, B., Hadju, V., & Rochimiwati, S. (2013). Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting anak usia 6–23 bulan di wilayah pesisir Kecamatan Tallo Kota Makassar. Repository Universitas Hasanuddin.

World Health Organization. (2010). Nutrition landscape information system (NLIS): Country profile indicators—Interpretation guide. WHO Press.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MASYARAKAT SERTA EDUKASI BAGI IBU HAMIL DAN IBU BALITA UNTUK MENCEGAH STUNTING DI PEDURUNGAN, KOTA SEMARANG. (2026). JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN, 4(2), 1-10. https://doi.org/10.58222/heq49939

Similar Articles

11-20 of 38

You may also start an advanced similarity search for this article.